5 Tips Sukses Galang Dana Lewat Crowdfunding

Punya proyek, bisnis, atau impian yang ingin diwujudkan namun terbentur masalah keuangan? Atau sedang ada kebutuhan dana mendesak untuk biaya berobat? Jangan buru-buru mengambil pinjaman. Masih ada cara lain, yakni lewat crowdfunding. Istilah crowdfunding bermakna penggalangan dana dari banyak pihak secara online dengan membuat suatu kampanye untuk suatu tujuan tertentu.

Crowdfunding adalah cara yang disukai perusahaan startup untuk menghimpun pendanaan. Kelebihan menggalang dana lewat crowdfunding adalah:

Pengajuan dilakukan secara online

Suku bunga kompetitif

Prosesnya mudah, singkat, aman

Tanpa uang muka dan jaminan

Sukses Galang Dana Lewat Crowdfunding

Meyakinkan orang-orang agar mau membantumu, terutama karena hal ini menyangkut dana, tidaklah mudah. Namun, itu bukan hal yang tidak mungkin. Ada proyek-proyek yang sukses didanai lewat equity crowdfunding, ada pula yang gagal. Pelajari cara mereka memenangkan hati investor dan donatur, apa yang menjadikan mereka dianggap layak untuk didanai? Berikut ini beberapa tips agar kampanye penggalangan danamu sukses:

1. Buatlah Proposal Yang Menarik

Saat membuat kampanye, pastikan bahwa kamu telah memiliki materi yang cukup untuk dibuat proposal, seperti data, foto, rencana yang realistis, dan sebagainya. Susun semua secara kreatif, dengan kata-kata yang menarik agar orang mau membaca proposalmu sampai selesai.

Sebelum mempublikasikan, bacalah ulang proposalmu, atau minta orang lain untuk menilai, apakah proposal sudah bagus, adakah yang perlu ditambahkan atau dihilangkan, dan bagaimana kesan orang ketika membaca proposal tersebut. Jika kamu sudah yakin, baru ajukan proposal yang kamu buat. Hindari kata atau istilah yang kurang dipahami orang secara umum. Lebih baik, gunakan istilah yang sering dipakai.

2. Berikan Alasan Kuat Untuk Orang Mendukung Proyekmu

Mengapa orang harus mendukung proyekmu? Dari sekian banyak hal menarik di dunia, mengapa mereka harus memberi perhatian kepada proyek atau bisnis yang kamu tawarkan. Pertanyaan ini harus dapat kamu jawab dengan baik dan kreatif. Alasanmu harus kuat, namun bukan dibuat-buat. Hindari kalimat-kalimat klise yang membosankan karena akan membuat orang berhenti membaca dan kehilangan minat.

Alasan ini harus menjelaskan mengapa proyekmu bernilai, apa manfaatnya di masa depan, apakah untuk dirimu sendiri, atau untuk orang banyak. Dan jika proyek atau bisnis ini berhasil, apa rencana yang kamu miliki setelahnya.

3. Tentukan Target Dana Yang Masuk Akal

Menentukan besaran dana yang kamu butuhkan untuk melangsungkan proyek perlu dilakukan dengan hati-hati dan jujur. Anggaplah semua orang mengetahui secara detail biaya sebenarnya yang dibutuhkan. Karena bukan tidak mungkin, proposalmu dibaca oleh orang yang memiliki pengetahuan tentang hal yang sama. Akan menjadi masalah jika seseorang tahu kamu meminta dana lebih dari yang dibutuhkan. Sikap jujur adalah yang terbaik.

Jika kamu tidak bisa menentukan sendiri besarannya, kamu bisa bertanya pada orang yang lebih memahami soal perencanaan keuangan. Meminta nasehat untuk hal yang positif adalah hal yang baik. Jangan melupakan detail-detail kecil kebutuhanmu, hitung dengan cermat agar mendapat hasil yang akurat.

4. Sebarkan Kampanyemu Sebanyak Mungkin

Selain memberikanmu ruang untuk menggalang dana, platform crowdfunding Indonesia adalah penyedia cara mudah menyebarkan kampanyemu. Kamu bisa copy URL halaman kampanyemu, atau klik ‘share’, dan bagikan lewat media sosialmu yang lain. Dengan begitu, kampanye yang kamu buat akan meraih lebih banyak pemirsa dalam waktu yang lebih singkat. Akan bagus jika kampanyemu menjadi populer atau dikenal dengan istilah viral.

Kamu juga bisa minta bantuan teman dan keluarga untuk membantu menyebarkan kampanyemu di media sosial mereka. Atau jika kamu memiliki tim, ajak mereka untuk membantumu menyebarluaskan kampanye.

5. Berikan Laporan Perkembangan Proyek Secara Peiodik

Saat dana telah terkumpul, sebaiknya kamu mencatat semua pengeluaran dengan disertai bukti pembayaran jika memungkinkan. Hal ini perlu dilakukan agar kamu dapat menyusun laporan untuk memberikan update kepada investor atau donatur yang telah bersedia membantumu.

Mungkin mereka tidak meminta, namun lebih baik jika kamu memiliki inisiatif sendiri untuk memberikan laporan, sehingga kamu terbukti bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Nantinya, orang akan lebih mudah mempercayaimu jika kamu membuat kampanye penggalangan dana lagi.


Share:

Terkini

Label